- Jika sebuah paku dan sebuah kelereng yang bermassa sama kita jatuhkan
ke atas plastisin, tahukah kamu mengapa ujung sebuah paku memberikan
bekas lubang yang lebih dalam dibandingkan dengan bekas lubang yang
diberikan sebutir kelereng pada plastisin jika dijatuhkan dari
ketinggian yang sama?
Nah, kali ini kita akan belajar tentang tekanan pada zat padat. Apakah tekanan pada zat padat itu? Bagaimana cara menghitung besarnya tekanan pada zat padat serta apa sajakah yang mempengaruhi besarnya tekanan pada zat padat?
Tekanan adalah besarnya gaya yang bekerja pada benda dibagi dengan luas permukaan bidang di mana gaya itu bekerja.
Secara matematis dapat dituliskan :

P = Tekanan (N/m²)
F = Gaya tekan (N)
A = Luas bidang (m²)
Satuan tekanan dalam Sistem Internasional (SI) adalah N/m², satuan ini juga disebut pascal (Pa).
1 Pa = 1 N/m²
- Tekanan Hidrostatis.
coba kalian perhatikan….
air yang paling atas jarak jatuhnya lebih dekat ke botol sedangkan air yang paling bawah jarak jatunya paling jauh dari botol.
ini berarti semakin dekat permukaan air semakin rendah tekanannya sedangkan semakin jauh dari permukaan air semakinbesar tekanannya
karena semakin besar tekanan dibawah maka
para pembuat tanggul atau waduk membuat dasar tanggul melebar sehingga
tidak mudah dijebol air.
jika telah paham…. kita lanjut ke teory rumus…. (eit…. jangan nyerah dulu ok…)
konsentrasi:
g↓
jika kalian lihat ikan berada di kolam
dengan ketinggian air 100 cm dan ikan 15 cm dari dasar kolam. maka untuk
mengetahui tekanan hidrostatisnya bukan dari dasar kolam (15 cm)
melainkan dari permukaan air, yakni permukaan air (100 cm) dikurangi
jarak dari ikan ke dasar kolam (15 cm). Dan juga dipengaruhi gaya gravitasi (g) bumi dari atas ke bawah yang menekan air dan juga massa jenis (ρ) air yang mempengaruhinya.
kalau begitu rumusnya menjadi:
dimana:
P = tekanan hidrostatis (N/m²)
ρ = massa jenis zat cair (kg/m³)
g = gravitasi bumi (m/s²)
h = jarak benda dari permukaan zat cait (m)
HUKUM PASCALKalian sudah mengenal hukum hidyrostatos yakni tekanan air yang terjadi pada air itu sendiri.
nah… sekarang bagaimana dengan hukum pascal…. ok kita mulai….
pasti kalian pernah melihat:
pistol air mainan
atau pompa hidrolik pada cucian mobil
semua contoh diatas dari hukum Pascal.
bunyi hukum pascal:
tekanan zat cair dalam ruang
tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan sama rata
Prinsip kerja hukum pascal: ada dua tabung yang berhubungan namun mempunyai diameter yang berbeda atau penampang yang satu lebih besar dari penampang yang lain tetapi masih berhubungan, biasanya tabung yang berhubungan disebut juga bejana berhubungan Seperti ilustaris di bawah ini:

Biar kalian tambah ngerti dari gambar diatas…..
perhatikan bejana berhubungan itu
warna ornge muda = penutup bejana supaya air tidak keluar
warna orenge = zat cair
yang harus diperhatikan luas penampang A1 < A2
dikarenakan ke dua tabung bejana tertutup, dan apabila tabung yang kecil di tekan maka penutup tabung yang besar keatas terdorong oleh zat cair. pada saat tabung kecil ditekan (F1) maka tekanan pada zat cair di tabung besar maupun di tabung kecil tetap sama.
ok biar lebih jelas lihat dibawah ini:

No comments:
Post a Comment